Prodi Akuntansi Undhira Melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan mengambil Tema “Peluang Bisnis Mikro dan Pengelolaan Keuangan dimasa New Normal”

Kamis, 30 Juli 2020 Program Studi Akuntansi mengadakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengambil tema “Peluang Bisnis Mikro dan Pengelolaan Keuangan dimasa New Normal”. Dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kali ini ditengah pandemi Covid-19 prodi Akuntansi Undhira mengadakan PKM ini secara daring (online) melalui via zoom.

Dalam kegiatan PKM ini ada dua pembicara yaitu Ibu Luh Diah Citararesmi Cahyadi, SE., M.Si dan Ibu Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani, SE., M.Si., AK., CA. Dalam kegiatan PKM ini ibu Diah memaparkan mengenai “UMKM di Era New Normal”. Lebih lanjut lagi ibu diah memaparkan bahwa adanya 4 (empat) dampak covid-19 terhadap UMKM yaitu penjualan, distribusi, keuangan dan produksi. Dengan adanya dampak covid-19 ini ada yang perlu dilakukan untuk bertahan yaitu dengan melakukan pengendalian biaya, memperkecil usaha, mengevaluasi perusahaan dan kembali pada core bisnis utama perusahaan. Dalam pemaparan materi oleh bu diah ini, bu diah juga menyebutkan apa saja yang dapat dilakukan oleh UMKM contohnya seperti membuka usaha industry makanan dan minuman, home activities (menghias kue dirumah), membuat tempat pelatihan atau training online, pariwisata untuk lokal dan go online dengan market place.

Lain halnya yang disampaikan oleh ibu Sri Purnama mengenai upaya didalam mengelola keuangan dimasa new normal ini. Dalam pemaparan materi yang disampaikan oleh ibu sri mengenai “Pengelolaan Keuangan”, khusunya didalam mengelola keuangan dalam usaha mikro yang harus diketahui oleh masyarakat yaitu dapat mengenali produk sendiri, dapat mengenali produk pesaing, mampu memperkuat pasar yang sudah dikuasai, terciptanya daerah pasar yang baru, berkembangnya usaha berlandaskan produktivitas dan penataan tempat kerja yang berkualitas. Lebih lanjut lagi ibu sri mengatakan bahwa didalam mengembangkan peluang bisnis, kita harus mengetahui jenis usaha yang akan dipilih harus mengandung 5 mudah (mudah pasar, mudah bahan baku, mudah tenaga kerja, mudah peralatan & mesin, mudah prosesnya). Adapun kelemahan-kelemahan UMKM (dari aspek keuangan) yaitu tidak ada pencatatan aktivitas, hanya mengandalkan ingatan, Pengelolaan keuangan perusahaan bercampur dengan keuangan keluarga, Tidak dilakukan evaluasi kondisi usaha, sehingga tidak diketahui tingkat perkembangannya. Dengan adanya kelemahan ini ibu sri mengatakan bahwa para pengusaha mikro dapat melakukan pembukuan secara sederhana yaitu kegiatan yang terdiri dari pencatatan (recording), pelaporan (reporting), analisis kondisi usaha (evaluation) yang dilakukan secara tertib, teratur, kronologis, dan sistematis. Kegunaanya yaitu sebagai Alat pengingat, Sarana pemisah harta perusahaan dengan harta pribadi, Bahan informasi pengambilan keputusan, Bahan informasi perkembangan usaha, Bahan informasi bagi penyandang dana, Pemenuhan kewajiban perusahaan.

Prodi Akuntansi Undhira memiliki visi menjadi Program Studi yang Teladan dan Unggulan serta selalu memberi ruang kepada mahasiswa dan juga dosen utnuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku perkuliahan untuk dapat diterapkan kepada masyrakat yaiutu salah satu caranya adalah dengan mengadakan pengabdian masyarakat yang memiliki tujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa mahasiswa undhira competent, confident dan competitive. Salam Teladan dan Unggulan.