Program Studi S-1 Akuntansi Fakultas Ekonomika, Bisnis dan Humaniora (FEBH) mengadakan kegiatan Web Seminar Nasional mengenai “Peran Perbankan dalam Digitalisasi Keuangan” Bersama Bank Indonesia (BI) & Bank Negara Indonesia (BNI46). (26/04/21). Kegiatan ini merupakan program rutin Prodi Akuntansi Undhira.
Kegiatan web seminar nasional ini dibuka oleh Dekan FEBH Undhira Bapak Dr. Gusti Ngurah Joko Adinegara. Dari sambutan yang disampaikan Bapak Dekan bahwa perkembangan teknologi khususnya dalam digitalisasi keuangan sangat memudahkan proses transaksi bagi masyrakat.
Pembicara dalam webinar ini ada dua orang pembicara. Pembicara pertama adalah Bapak Jarot Ureawan Widya Susanto dari Bank Indonesia (BI) dan Ibu Mia Austin Jeger, SE dari Bank Negara Indonesia 46 (BNI46). Permbicara pertama Bapak Jarot menyampaikan Transaksi keuangan dan ekonomi digital saat ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap sisi kehidupan. Tidak ada celah untuk menghindar, apalagi menolak dan menentangnya. Perubahan ini menjadi era transisi dari sistem ekonomi dan keuangan konvensional menuju ekonomi kontemporer berbasis digital. Contoh sederhana seperti munculnya perusahaan-perusahaan teknologi keuangan (fintech), perusahaan rintisan (startup), internet dan mobile banking, aplikasi pembayaran berbasis smartphone (mobile payment), dan toko-toko daring (e-commerce). Guna memudahkan transaksi digital, kebanyakan e-commerce dan startup telah melengkapi bisnisnya dengan aplikasi mobile payment berupa uang elektronik (UE). Kenyataan tersebut perlu direspons dengan sejumlah regulasi. Tujuannya untuk memayungi dan memastikan setiap transaksi digital tetap aman dan terintegrasi guna memudahkan pengawasan. QRIS dengan jargon UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung, Langsung).
Pembicara kedua Ibu Mia menyampaikan bahwa BNI46 BNI menyediakan aplikasi untuk mempermudah nasabah melakukan segala aktivitas pembayaran. Aplikasi yang dimaksud berupa layanan SMS serta mobile banking. BNI terus bertransformasi dan mengembangkan serta memperkuat kapabilitas sebagai bank digital. Penerapan digitalisasi pada jaringan distribusi dan proses bisnis telah terbukti mampu menopang pertumbuhan bisnis BNI secara konsisten dari tahun ke tahun melalui perluasan akses pasar maupun efisiensi operasional. Upaya peningkatan kapabilitas teknologi digital diharapkan akan membawa BNI menjadi bank digital yang mampu bersaing di era Industri 4.0 ini.
Pada akhir webinar ibu Sri Purnama, SE. M.Si., Ak., CA selaku moderator dalam acara webinar ini, menegaskan bahwa perkembangan digitalisasi keuangan memiliki manfaat besar bagi masyarakat.
Salam Teladan dan Unggulan.
