BADUNG – Program Studi Akuntansi Universitas Dhyana Pura (Undhira) mengambil langkah strategis dalam membekali mahasiswa menghadapi era digital. Pada Jumat, 10 April 2026, bekerja sama dengan Program Studi Akuntansi Universitas Mahasaraswati (Unmas), telah sukses diselenggarakan Kuliah Umum yang dirangkaikan dengan peluncuran produk inovatif berbasis sociopreneurship. Acara yang berlangsung di Aula E Universitas Dhyana Pura ini dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA.

AI Sebagai Sahabat Akademik: Peluang dan Tantangan
Mengangkat tema “Artificial Intelligence Sebagai Asisten Akademik: Peluang dan Tantangan dalam Penulisan Skripsi dan Publikasi Ilmiah”, kuliah umum ini menghadirkan Gerson Feoh, S.Kom., M.T., MOS, pakar dari Universitas Dhyana Pura sebagai narasumber utama. Diskusi dipandu secara interaktif oleh Ida Ayu Ratih Manuari, S.E., M.Si, dosen dari Universitas Mahasaraswati selaku moderator.
Dalam pemaparannya, Gerson Feoh menekankan bahwa AI bukan hadir untuk menggantikan peran peneliti, melainkan sebagai alat bantu (assistant) untuk mempercepat proses olah data dan referensi.
-
Peluang: Efisiensi waktu dalam riset literatur dan penyusunan draf awal.
-
Tantangan: Pentingnya menjaga integritas akademik, menghindari plagiarisme, dan tetap mengedepankan etika dalam publikasi ilmiah.
Launching Produk Sociopreneurship: Inovasi yang Berdampak
Selain pemaparan materi teknologi, acara ini menjadi momentum bersejarah dengan diluncurkannya produk-produk Sociopreneurship hasil karya mahasiswa. Produk-produk yang diperkenalkan mencakup berbagai inovasi kreatif, mulai dari produk kerajinan hingga olahan pangan lokal yang memiliki nilai ekonomi sekaligus dampak sosial bagi komunitas.
Kegiatan peluncuran ini menunjukkan bahwa mahasiswa Akuntansi saat ini tidak hanya dituntut mahir dalam hitung-hitungan finansial, tetapi juga harus memiliki jiwa kewirausahaan sosial (sociopreneur) yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Sinergi Antar Perguruan Tinggi
Kolaborasi antara Universitas Dhyana Pura dan Universitas Mahasaraswati ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi lintas institusi. Selain bertukar ilmu mengenai teknologi AI, kegiatan ini mempererat hubungan persaudaraan antara sesama praktisi dan mahasiswa akuntansi di Bali.
Harapannya, melalui kegiatan ini, mahasiswa semester akhir mendapatkan suntikan motivasi dan alat baru dalam menyelesaikan skripsi mereka, sekaligus terinspirasi untuk terus mengembangkan bisnis sosial yang berkelanjutan.


